IKATAN ION
IKATAN ION
Video presentasi kelompok 1 ikatan ion kimia organik
ppt ikatan ion kimia organik dasar
Pengertian Ikatan Ion
Ikatan ion adalah
ikatan yang terjadi akibat adanya serah terima elektron sehingga membentuk ion
positif dan ion negatif yang konfigurasi elektronnya sama dengan gas mulia. Ion
positif dan ion negatif diikat oleh suatu gaya elektrostatik(muatan listrik saat
diam). Contohnya
seperti NaF yang melakukan gaya tarik-menarik jika saling berdekatan karena
memiliki muatan listrik yang berlawanan . Ikatan ion juga dapat diartikan
sebagai jenis ikatan kimia yang bisa terbentuk selang ion-ion logam dengan
non-logam atau ion poliatomik. Ion logam biasanya cenderung melepas elektron
dan ion non-logam cenderung menerima atau menangkap elektron. Atom logam di
golongan IA dan IIA sebagai kation sementara atom non logam golongan VIIA dan
VIA sebagai anion. Contohnya seperti amonium yang menempuh gaya tarik-menarik
jika saling berdekatan.
Ciri-ciri ikatan ion
Ciri-ciri ikatan
ion yaitu :
· - Terbentuk melalui proses serah terima elektron dari unsur logam dan nonlogam.
- Unsur logam akan mencapai kestabilan melalui aturan duplet (Konfigurasi elektron stabil dengan jumlah dua elektron pada kulit terluar (elektron valensi = 2)), sedangkan unsur nonlogam akan mencapai kestabilan seperti gas mulia, yaitu melalui aturan oktet (Konfigurasi elektron stabil dengan jumlah delapan elektron pada kulit terluar (elektron valensi = 8)).
- Proses serah terima elektron melibatkan gaya elektrostatis.
- Terjadi antar unsur yang berbeda keelektronegatifan.
- Pada bentuk padatnya, ion positif dan negatif akan saling mengelilingi.
Sifat Fisis Ikatan Ion
Sifat pada
senyawa ion ini berdasarkan gaya elektrostatis yang kuat antara ion positif dan
negatif, yaitu:
1. Bersifat keras
tetapi rapuh
2. Memiliki titik
leleh dan titik didih yang tinggi
3. Larut dalam
pelarut air dan tidak larut dalam pelarut organik
4. Bersifat
konduktor listrik
Cara pembentukan ikatan ion beserta contohnya
Dalam proses pembentukan ikatan ion agar lebih stabil, setiap unsur harus berusaha memiliki konfigurasi elektron seperti gas mulia. Bisa dengan melepaskan elektron atau menerima elektron. NaCl atau garam dapur, dapat dijadikan contoh pembentukan ikatan ion. Na konfigurasi elektronnya (2,8,1). Agar menjadi stabil, konfigurasi elektronnya harus kita lepaskan satu dan menjadi (2,8). Sedangkan Cl konfigurasi elektronnya (2,8,7) dimana agar menjadi stabil, konfigurasi elektronnya harus menerima atau ditambahkan 1 elektron dan menjadi (2,8,8). Jadi agar NaCl stabil, maka natrium ini menyumbang satu elektron dan klorin mendapatkan satu elektron dari natrium. Ketika natrium kehilangan 1 elektronnya, bentuk natrium langsung berubah menjadi lebih kecil dari sebelumnya. Dikarenakan natrium kehilangan satu elektron yang telah disumbangkan dengan klorin. Sedangkan klorin akan berubah menjadi lebih besar dari sebelumnya karena bertambahnya 1 elektron. Karena itulah pada proses pembentukan ikatan ion, ion positif ukurannya selalu lebih kecil dari sebelumnya, sedangkan ion negatif ukurannya lebih besar dari sebelumnya. Pada pertukaran elektron,Na akan bermuatan positif dan Cl bermuatan negatif.
Keunikan ikatan ion
· - Ikatan
ionik mudah larut dalam air dan pelarut lainnya
· - Senyawa
ionik mudah sekali mengahantarkan listrik jika dalam larutan maka disebut juga
larutan elektrolit.
· - Senyawa
ionik cenderung membentuk kristal solid dengan titik leleh yang tinggi
· - Ikatan
ionik terbentuk antara ion logam (ion positif) dan ion nonlogam(ion negatif)
· - Penamaan
ikatan ionik sederhana dimulai dari nama logam,kemudian diikuti nama nonlogam
penyusunnya.
Penerapan Ikatan Ion dalam bidang Farmasi
· - NaCl digunakan sebagai
infus, pembersih luka, cairan irigasi hidung, pengencer dahak, atau obat kumur
untuk menjaga kebersihan mulut.
· - KBr digunakan untuk antikonvulsan halida yang dimanfaatkan
dalam kedokteran hewan untuk pengobatan epilepsi (gangguan pada sistem saraf
pusat akibat adanya pola aktivitas listrik di otak yang berlebihan)
· - Amonium klorida digunakan sebagai kandungan dalam obat batuk dan pilek untuk membantu melegakan saluran napas dan mengatasi alkalosis metabolik (tubuh kehilangan terlalu banyak senyawa asam atau mengalami peningkatan basa secara berlebih)
Komentar
Posting Komentar